Paroki St. Yusup dilihat dari letak greogafis dan strata sosial masyarakatnya dapat dikatakan merupakan “paroki pinggiran”. Realitas ini mendorong para suster untuk turut serta terlibat dalam karya sosial di paroki ini, “Paguyuban Becak Ronggo“ adalah salah satu karya sosial yang didampingi oleh para suster OSF. Paguyuban ini merupakan wadah bagi para bapak penarik becak yang biasa mangkal di depan gereja untuk saling bertemu secara rutin, berbagi pengalaman, menghibur dan menguatkan.

Pada awalnya ada sekitar 50 orang yang ikut dalam paguyuban ini dan seiring dengan perkembangannya, paguyuban ini ditangani langsung oleh paroki dibawah Bidang Pelayanan Kemasyarakatan di karenakan dan saat ini mempunyai sekitar 70 orang, dengan Ketua Kelompok Becak Ronggo Bp FX Munhari. [Profil 2013]